Mie berwarna-warni alias mie pelangi kini ada di Bali.
Kehadirannya sejak satu bulan lalu mewarnai semaraknya dunia kuliner
yang tumbuh subur di Pulau Dewata.
Kenalkan, warung makan Mie Ayam Kangkung Pelangi milik Willy Teguh,
yang kini dikelola oleh anaknya, Hilfan. Bali merupakan tempat pertama
di luar Pulau Jawa yang dipilih Hilfan untuk mengembangkan usaha
keluarganya itu. Restoran ini muncul pertama kali di Banten.
"Kebetulan di sini ada saudara, sekalian saja coba buka cabang di sini," kata Hilfan.
Warung makan lebih pas disebut kedai karena ukurannya yang tidak
terlalu besar. Meja dan kursinya pun sederhana. Rupanya tidak ada yang
spesial. Nyaris sama dengan kedai-kedai lainnya. Meski demikian, Hilfan
mengaku, cukup banyak yang penasaran dengan makanan yang dijualnya.
Bagaimana tidak, mie pelangi asal Banten ini menjadi pelopor mie
warna-warni di Bali.
Pengunjung yang datang biasanya memesan makanan yang berbeda dari
kedatangan sebelumnya. "Terutama untuk makan malam, banyak yang mengajak
anggota keluarganya ke sini," Hilfan berujar.
Khususnya untuk mie pelangi. Dengan bahan dasar yang sama, mie
pelangi ini hadir dalam empat warna. Ada oranye, hijau, ungu, dan
original seperti warna umumnya mie. "Misalnya hari ini ada yang minta
mie ungu, besoknya pilih yang hijau atau oranye. Pokoknya
selang-seling," kata dia.
Meski warna mie pelangi ini unik, pembeli tidak perlu menunggu lama
untuk mencicipi rasanya. Hanya perlu waktu kira-kira 10 menit untuk
penyajiannya. Saat pengunjung datang, mie pelangi mentah yang sudah
tersedia diberi pelengkap sesuai selera pemesannya.
Pada kedai yang berlokasi di Jalan Pulau Gala, Pemogan, Denpasar ini,
mie pelangi bisa dihidangkan dengan beberapa menu. Seperti potongan
ayam, sedangkan untuk penggemar pedas, bisa memilih tambahan ayam
rica-rica yang khas dengan rasa pedasnya. Untuk kuahnya, ada aroma harum
menyeruak ke permukaan. Aroma sedap itu berasal dari sayur tong cai.
Sayur ini merupakan campuran dari sayur kol Tianjin, bawang putih dan
garam.
Tiga variasi warna untuk mie pelangi itu memang diambil dari
bahan-bahan alami. Sama sekali tidak ada bahan pengawet di dalamnya.
Warna ungu didapat dari buah bit. Demikian pula untuk warna oranye dan
hijau, bahannya didapat dengan mudah. Warna oranye berasal dari cabe
merah besar. Sedangkan untuk hijau berasal dari sayur sawi. Harga mie
ayam ini cukup terjangkau untuk isi kantong akhir bulan. Satu porsinya
hanya Rp 10 ribu.







0 komentar:
Posting Komentar
Tolong komentar dengan baik , no spam , ANTI SARA .
Terimakasih jika komentar dengan baik.